Dispute Resolution Due to Default in the Sale and Purchase of Land Bound by the Sale and Purchase Deed (Study of Decision Number 206/PDT/2020/PT. BDG)

Authors

  • Jordan Valentino Universitas Sumatera Utara
  • Hasim Purba Universitas Sumatera Utara
  • Mahmul Siregar Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.59890/ijla.v3i1.307

Keywords:

Sale and Purchase Binding Agreement, Land Dispute, Default

Abstract

A sale and buy agreement is an agreement between two or more parties that is founded on the idea of contract freedom, as long as it does not violate any existing laws. This study aims to determine and analyze based on the legal principles of the relevant legal provisions and legal theories regarding the cancellation of the Sale and Purchase Agreement (PPJB) due to default by one of the parties, the legal considerations of the district court in decision no. 191/Pdt.G/2019/Pn Cbi which won the seller (landowner) where the land area in the PJB is not the same as the land area that can be certified has complied with the provisions of the law, and the decision of the high court in decision no. 206/Pdt/2020/PT. Bdg which refused to cancel the PJB has complied with the provisions of the law.

References

Abdul Kadir Muhammad, 2004, Hukum Perjanjian, Alumni, Bandung

Achmad Ali, 2012, Menguak Teori hukum dan Teori Peradilan, Kencana Prenada Group, Jakarta

Aep Sulaeman, “Penyelundupan Hukum Dalam Penyelesaian Sengketa Utang-Piutang Dengan Cara Pembuatan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 Tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda Yang Berkaitan Dengan Tanah,” Jurnal Hukum Media Justitia Nusantara, Vol. 10, No. 2, 2020: 1–16.

Agus Suwandono and Deviana Yuanitasari, “Perkembangan Penyalahgunaan Keadaan Sebagai Dasar Pembatalan Perjanjian Dalam Sistem Hukum Perjanjian Di Indonesia,” Journal of Law, Vol. 2, No. 1, 2023: 1–13

Ahadian Pradipta dan Agung Iriantoro, “Akibat Hukum Pembatalan Ppjb Secara Sepihak Karena Terdapat Unsur Wanprestasi Yang Dilakukan Salah Satu Pihak (Studi Kasus Putusan Pengadilan No. 139/Pdt.G/2017/PN.Jkt.Pst),” Jurnal Kemahasiswaan Hukum & Kenotariatan Imanot, Vol. 2, No. 1, 2022: 130–158

Alusianto Hamonangan, Mhd. Taufiqurrahman, and Rosma Mediana Pasaribu, “Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) Dalam Transaksi Peralihan Hak Atas Tanah Dan Atau Bangunan”, Jurnal Rectum, Vol. 3, No. 2, 2021: 239–255.

Andi Hermawan, Endang Purwaningsih, dan Chandra Yusuf, “Keabsahan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli (Ppjb) Yang Objeknya Masih Dalam Sengketa Di Pengadilan,” Journal Syntax Idea, Vol. 6, No. 9, 2024: 3906–3924.

Arief Sidharta, 2013, Meuwissen Tentang Pengembanan Hukum, Ilmu Hukum, Teori Hukum dan Filsafat Hukum, Cetakan IV, PT Refika Aditama, Bandung

Arivan Halim, “Kedudukan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) Yang Dibuat Pengembang Dalam Pre Project Selling”, Justice Voice, Vol. 1, No.2, 2022: 53–69

Audrey Bintang Silado dan Moody R Syailendra, “Upaya Hukum Terhadap Perbuatan Wanprestasi dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah,” Unes Law Journal, Vol. 6, No. 2, 2023: 5647–5568.

Aulia Gumilang Rosadi, “Tanggung Jawab Notaris Dalam Sengketa Para Pihak Terkait Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) Yang Dibuatnya,” Jurnal Cendekia Hukum, Vol. 5, No. 2, 2020: 243--259.

Christianto Rici Walujo dan Noenik Soekorini, “Tanggung Jawab Pidana Terhadap Pengalihan Hak Atas Tanah Yang Dilakukan Dengan Cara Melawan Hukum,” Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan, Vol. 2, No. 4, 2023: 1–20.

Darren Andreas dan Ariawan, “Penerapan Teori Keadilan Dalam Putusan Verstek,” Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, Vol. 7, No. 1, 2023: 633–639.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 2001, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta

Djulaeka dan Devi Rahayu, 2020, Buku Ajar: Metode Penelitian Hukum, Scopindo Media Pustaka, Surabaya

Erika Lehany Erungan, Meiske Tineke Sondakh, and Jolanda Marlien Korua, “Penerapan Prinsip Itikad Baik Dalam Perjanjian Jual Beli Ditinjau Dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata,” Jurnal Hukum, Vol. 1, No. 1, 2023: 1–21.

Firda Ainun Fadillah dan Saskia Amalia Putri, “Alternatif Penyelesaian Sengketa Dan Arbitrase (Literature Review Etika),” Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, Vol. 2, No. 6, 2021:744–756

Gde Yogi Yustyawan and Marwanto, “Akibat Hukum Wanprestasi Yang Dilakukan Oleh Pembeli Dalam Perjanjian Jual Beli Tanah Yang Belum Lunas Di Kabupaten Badung,” Jurnal Kertha Desa, Vol. 09, No. 05, 2021: 1–5.

Harisoni Hutasoit et al., “Analisis Yuridis Wanprestasi Dalam Perjanjian Jual Beli Atas Harga Yang Telah Disepakati Bersama (Studi Putusan Mahkamah Agung No.602 K/Pdt/2020),” Jurnal Media Akademik, Vol. 2, No. 5, 2024: 1–30

Hasim Purba and Muhammad Hadyan Yunhas Purba, 2019, Dasar - Dasar Pengetahuan Ilmu Hukum, Sinar Grafika Offset, Jakarta

Hasim Purba, 2022, Hukum Perikatan & Perjanjian, Sinar Grafika, Jakarta

Herlien Budiono, 2011, Ajaran Umum Hukum Perjanjian dan Penerapannya dibidang Kenotariatan, Citra Aditya Bakti, Bandung

I Gede Yudi Arsawan, “Akibat Hukum Wanprestasi Dalam Perjanjian Sewa Menyewa Lisan (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 1093 K/Pdt/2016),” JUSTITIA: Jurnal Ilmu Hukum Dan Humaniora, Vol. 9, No. 3, 2022: 1501–12.

I Ketut Oka Setiawan, 2016, Hukum Perikatan, Sinar Grafika, Jakarta

Imelda Martinelli et al., “Keterbukaan dan Kepastian Hukum dalam Teori Kontrak Roscoe Pound,” Unes Law Journal, Vol. 6, No. 2, 2023: 4099–4107.

Iqbal Hasan, 2002, Pokok-Pokok Materi Metodologi Penelitian dan Aplikasinya, Ghalia IKAPI

Irma Aisyah, Busyra Azheri, and Muhammad Hasbi, “Kedudukan Notaris Dalam Penyimpanan Sertipikat Pada Masa Pelaksanaan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Di Kota Padang,” UNES Law Review, Vol. 6, No. 1, 2023: 183–205

Johny Ibrahim, 2006, Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif, Bayu Publlishing, Malang

Kaharuddin, Syahruddin Nawi, and Salle Salle, “Analisis Penerapan Asas Hukum Pada Perjanjian Sektor Jasa Konstruksi,” Journal of Lex Philosophy, Vol. 5, No. 1, 2024: 36–52.

Kartini Siahaan, “Kedudukan Hukum Akta Notaris Sebagai Alat Bukti Pada Tindak Pidana Pemalsuan Surat Dalam Proses Peradilan Pidana,” Recital Review, Vol. 1, No. 2, 2019: 72–88

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata

L. J. Van Apeldoorn, 1996, Pengantar Ilmu Hukum, Cetakan Kedua Puluh Enam, Pradnya Paramita, Jakarta

Lupita Maxellia, Tinjauan Yuridis Tentang Kebatalan dan Pembatalan Akta Notaris Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris, Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Made Erik Krismeina Legawantara, Desak Gde Dwi Arini, dan Luh Putu Suryani, “Akibat Hukum Perjanjian Jual Beli Hak Atas Tanah,” Jurnal Interpretasi Hukum, Vol. 1, No. 1, 2020: 112–117

Mochamad Nur Arsyi Rivaldi and Rimba Supriatna, “Akibat Hukum Perjanjian Jual Beli Rumah Perseorangan Yang Objek Jual Belinya Tidak Diserahkan”, Jurnal Riset Ilmu Hukum (JRIH), Vol. 3, No. 2, 2023: 117–22

Mualifah, Muhammad Jailani, and Lewis Grindulu, “Kekuatan Hukum Surat Pemilikan Sementara Sebagai Alat Bukti Dalam Pemberian/Penyerahan Hak Atas Tanah,” Jurnal Risalah Kenotariatan, Vol. 3, No. 1, 2022: 1–13

Muhaimin, 2020, Metode Penelitian Hukum, Mataram University Press, Mataram

Muhammad Alfirridho dan Made Warka, “Pembatalan Kontrak Pembelian Dan Jual (Ppjb) Hak Atas Akibat Wanprestasi,” Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, Vol. 2, No. 2, 2024: 1–17

Muhammad D.P. Syahruddin, Meiske Sondakh, dan Josina Emilia Londa, “Penyelesaian Sengketa Jual Beli Tanah Yang Disebabkan Pembeli Tidak Membayar Lunas Harga Tanah Yang Diperjanjikan,” Jurnal Lex Administratum, Vol. 1, No. 1, 2022: 1–14

Nabilah Tia Azzahra and Gunardi Lie, “Analisis Hukum Sengketa Perjanjian Waralaba Di Indonesia: Kasus PT Mysalon International Dengan Ratnasari Lukitaningrum,” Jurnal Multilingual, Vol. 4, No. 4, 2024: 159–71

Nurlaili Rahmawati dan Sigit Nurhadi Nugraha, “Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Serentak Dalam Perspektif Keadilan,” Jurnal Al-Wasath, Vol. 4, No. 1, 2023: 55–66.

Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah

Peraturan Perundang-Undangan

Peter Mahmud Marzuki, 2009, Pengantar Ilmu Hukum, Kencana Prenada Media Group, Jakarta

Puspa Pasaribu and Eva Achjani Zulfa, “Akibat Hukum Identitas Palsu Dalam Akta Perjanjian Kredit Yang Melibatkan Pihak Ketiga Pemberi Jaminan,” Jurnal USM Law Review, Vol. 4, No. 2, 2021: 535–346

Putusan Mahkamah Agung nomor 206/Pdt/2020/PT. Bdg

Rahayu Riyanti Putri, Ralang Hartati, dan M.Wira Utama, “Balik Nama Sertipikat Hak Milik Berdasarkan Perjanjian Jual Beli Dibawah Tangan Yang Penjualnya Tidak Diketahui Keberadaannya (Studi Kasus Putusan Nomor 16/Pdt.P/2019/Pn Mrt),” Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, Vol. 2, No. 5, 2024: 110–129.

Rizky Amalia, Musakkir Musakkir, and Syamsuddin Muchtar, “PertangGungjawaban Notaris Terhadap Isi Akta Autentik Yang Tidak Sesuai Dengan Fakta,” Jurnal Ilmiah Hukum, Vol. 24, No. 1, 2021: 188–206

Romario Tandaraja Hasian, “Akibat Hukum dan Penerapan Asas Nebis In Idem dalam Pembatalan Putusan Arbitrase di Pengadilan,” Unes Law Journal, Vol. 6, No. 4, 2024: 11184–11191.

Ronald Fadly Sopamena, “Kekuatan Hukum MoU Dari Segi Hukum Perjanjian,” Batulis Civil Law Review, Vol. 2, No. 1, 2021: 1–15.

Salim, 2008, Hukum Perjanjian, Teori dan Praktik Penyusunan Perjanjian, Sinar Gafika, Jakarta

Satjipto Rahardjo, 2012, Ilmu Hukum, Citra Aditya Bakti, Bandung

Selyana Fitri Ramadani, Sufirman Rahman, and Ilham Abbas, “Force Majeure Dalam Kontrak Perjanjian Hutang Piutang Berdasarkan KUHPerdata,” Journal of Lex Theory, Vol. 5, No. 2, 2024: 552–566.

Shinta Andriyani, Arief Rahman, dan Wiwiek Wahyuningsih, “Hak dan Kewajiban dalam Peralihan Hak Atas Tanah dalam Rangka Pendaftaran Tanah (Desa Jatisela Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat),” Empiricism Journal, Vol. 4, No. 1, 2023: 150–155.

Shinta Andriyani, Wiwiek Wahyuningsih, dan Arief Rahman, “Kekuatan Hukum Akta Pengikatan Dalam Jual Beli Tanah,” Jurnal Risalah Kenotariatan, Vol. 2, No. 1, 2021: 66–89

Siti Afrah Afifah, “Analisis Yuridis Pembatalan Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) Hak Atas Tanah,” Syiah Kuala Law Journal, Vol. 4, No. 2, 2020:123–140

Socha Tcefortin Indera Sakti dan Ambar Budhisulistyawati, “Perlindungan hukum bagi para pihak dalam perjanjian jual beli tanah letter c di bawah tangan,” Jurnal Privat Law, Vol. 8, No. 1, 2020: 144–150

Soerjono Soekanto, 2014, Pengantar Penelitian Hukum, Universitas Indonesia Press, Jakarta

Soerjono Soekanto, dan Sri Mamudji, 2004, Penelitian Hukum Normatif, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta

Soeroso, 2011, Pengantar Ilmu Hukum, Pt. Sinar Grafika, Jakarta

Supriyadi, 2015, Dasar-Dasar Hukum Perdata Di Indonesia, CV. Kiara Scince, Kudus

Undang Undang Nomor 49 Tahun 2009 tentang Peradilan Umum

Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) tentang Jabatan Notaris Nomor 30 Tahun 2004

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase dan ADR

Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman

Vicky Caesar Elang Palar dan Mohamad Fajri Mekka Putra, “Wanprestasi Terhadap Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) Rumah Susun yang Dibuat oleh Notaris,” Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Islam, Vol. 5, No. 1, 2023: 35–48

Downloads

Published

2025-02-25